Tips dan Trik

Cara Mengganti Keramik yang Pecah atau Retak Sendiri

Cara Mengganti Keramik yang Pecah atau Retak Sendiri

Meskipun terkenal kuat dan tahan lama, keramik juga bisa retak sampai pecah. Kebanyakan terjadi karena kejatuhan benda berat tapi kadang bisa disebabkan tanah yang turun ataupun kesalahan saat pemasangan. Keramik yang tidak melekat erat pada semen bisa kopong dan berpotensi menggelembung, terangkat sampai pecah.

Biasanya pemasangan keramik dilakukan oleh tenaga profesional yang sudah berpengalaman di bidangnya. Sering kali dikerjakan dengan sistem borongan, dimana tukang dibayar untuk mengerjakan keseluruhan lantai rumah.

Jika ada 1 atau 2 kotak keramik yang pecah tentu tidak perlu memanggil tukang. Sebaiknya coba lakukan sendiri, asalkan niat pasti bisa. Selain hemat juga bisa untuk mengisi waktu santai ketika liburan.

Cara Mengganti Keramik yang Pecah

Keramik yang sudah pecah ataupun retak pasti tidak akan bisa dipakai lagi. Sebenarnya bisa dipaksakan tapi tentu tidak akan rapi, akan mengurangi keindahan dari lantai rumah. Kalau anda tidak punya cadangan, sebaiknya beli satu dus keramik dengan motif yang sama.

Lantai keramik yang pecah sering menggelembung sehingga terangkat. Akibatnya akan ada pecahan keramik tajam yang naik dan dapat menciderai kaki orang yang berjalan di atasnya. Mau tidak mau harus segera diganti dengan yang baru.

Siapkan pahat dan palu untuk mencongkel lapisan semen kering yang sebelumnya digunakan untuk merekatkan keramik ke lantai. Buatlah adonan pasir dan semen yang digunakan untuk menempelkannya kembali. Tidak lupa, nat untuk mengisi sela antar keramik.

Alat dan Bahan:

  • Keramik baru, sebaiknya direndam dalam air selama sejam agar nanti bisa menempel kuat
  • Sendok semen
  • Pahat
  • Palu
  • Semen
  • Air Nat

Langkah – langkah:

  1. Agar tidak merusak keramik di sekitar bagian yang pecah, sebaiknya lubangi keramik secara diagonal dengan pahat juga palu. Lebih mudah lagi jika keramik tersebut dipecah total
  2. Congkel keramik lama yang retak/ pecah dengan sendok semen. Bersihkan pula lapisan semen kering di bawahnya dan nat yang di sekeliling.
  3. Pastikan tidak ada kotoran di tempat dimana keramik baru akan dipasang. Masukkan semen dan ratakan, perkirakan ketebalannya dengan melihat lantai keramik di sekitar.
  4. Pasang keramik baru, pastikan keramik baru tersebut segaris dengan keramik di sekelilingnya
  5. Sedikit ketuk ketuk agar melekat kuat dan hasilnya tidak kopong. Biasanya tukang akan menggunakan palu khusus yang tidak akan memecahkan keramik namun dapat menekan lebih lekat.
  6. Terakhir tinggal mengisi sela antar keramik dengan lapisan nat secara merata.

Setelah diperbaiki hindari menginjak keramik baru tersebut selama beberapa hari. Tujuannya agar keramik dan semen benar benar menempel erat. Dengan begini tidak akan muncul masalah seperti keramik kopong, terangkat hingga terlepas sendiri.

Pages: 1 2

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2015 Flex Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top