Keluarga

Manfaat KB dan Keterlibatan Kaum Ayah

Manfaat-KB-dan-Keterlibatan-Kaum-Ayah

 

Manfaat-KB-dan-Keterlibatan-Kaum-Ayah

Manfaat-KB-dan-Keterlibatan-Kaum-Ayah

PBB resmi melaporkan proyeksi penduduk yang menunjukkan bahwa negara-negara dengan kesuburan yang tinggi akan merasakan dampak dari pertumbuhan penduduk yang meningkat sampai akhir abad ini.

PBB mengatakan populasi global diperkirakan akan melewati delapan miliar pada 31 Oktober 2013. Sebagian besar peningkatan merupakan konsekuensi dari kurangnya kesadaran akan KB. Manfaat KB bagi sebagian besar orang orang di dunia sama sekali tidak dihiraukan.

Entah apa problematikanya, keluarga berencana sangatlah penting bagi suatu negara untuk mencapai semua tujuan pembangunan milenium.

Partisipasi ayah dibanding ibu dalam proses perencanaan keluarga lebih penting lagi. Karena akan menjamin ketersediaan pendidikan, pangan, kesehatan, dan mengurangi beban lingkungan, mengingat produksi sampah rumah tangga yang mengerikan.

Tidak ada jalan lain selain mengajak keterlibatan pria dalam keluarga berencana akan mencakup: pengembangan informasi yang ditargetkan di media massa. Informasi yang diberikan harus faktual dan berguna.

1. Cara Efektif berKB

Misalnya vasektomi, metode kontrasepsi pria, yang murah dibandingkan dengan sterilisasi wanita, meskipun itu adalah metode paling terkenal dari keluarga berencana.

Ada mitos tentang vasektomi yang harus dihilangkan, misalnya itu merusak fungsi seksual, itu dilihat sebagai pengebirian, tanda kelemahan, dll.

Jadi memberikan informasi faktual tentang perencanaan keluarga, terutama laki-laki, akan memberikan orang-orang motivasi tepat yang diperlukan untuk terlibat dalam keluarga berencana.

Cara lain untuk melibatkan ayah dalam keluarga berencana adalah untuk mendorong mereka untuk menjadi bagian dari proses kehamilan ketika istri mereka atau pasangan yang memiliki anak.

Ayah harus ikut merasakan rasa kurang nyaman ibu, memiliki banyak anak, dan kesehatan rahim ibu sebagai tanggung jawabnya.

Ini berarti akan bersama-sama untuk pemeriksaan antenatal dan postnatal. Perempuan harus melibatkan pasangan mereka dan melibatkan mereka ketika mendiskusikan pengendalian kelahiran. Karena tubuh wanita itu, dan kesehatan ibu, akan menentukan keberlangsungan keajegan keluarga ke depannya.

2. Upaya Semua Pihak

Profesional kesehatan juga harus mengingatkan manfaat KB ketika mereka masuk memberikan penyuluhan langsung ke masyarakat demi masa depan keluarga yang lebih baik.

Profesional kesehatan harus berusaha untuk menjelaskan keluarga berencana secara sederhana dan bahasa masyarakat setempat bisa mengerti.

Dan para pemuka Agama harus dilibatkan, beramai ramai dalam program penyelamatan generasi ini.  Karena syahdan beredar rumor, bahwa KB berfungi untuk menghilangakan generasi agama tertentu, sudah tentu isu itu tidak benar, dan justru berakibat kebalikannya.

Tanpa KB, maka satu generasi akan mudah lemah, dan suatu negara akan rentan dengan banyak masalah, dari ketesediaan pangan, air bersih, hingga sanitasi. Mulailah semua ini dari keluarga kita.

Sumber

Most Popular

To Top