Kesehatan

Minyak Zaitun, Minyak Tinggi Lemak Tapi Sehat

Minyak-Zaitun
Minyak-Zaitun

Minyak-Zaitun

Banyak yang menganggap bahwa minyak zaitun merupakan minyak yang sehat, sehingga mereka menambahkannya ke dalam makanan.

Padahal, minyak zaitun meskipun tergolong sehat, juga tinggi lemak loh. Seperti yang dijelaskan oleh Donald Hensrud, M.D. yang dikutip dari Mayo Clinic bahwasanya jenis utama dari lemak yang ditemukan dalam semua jenis minyak zaitun adalah monounsaturated fatty acids atau asam lemak tak jenuh tunggal ( MUFAs ).

MUFAs sebenarnya dianggap sebagai lemak makanan sehat . Jika diet Anda menekankan lemak tak jenuh , seperti MUFAs dan lemak tak jenuh ganda atau polyunsaturated fats (PUFA) , bukannya lemak jenuh dan lemak tran , Anda dapat memperoleh manfaat kesehatan tertentu.

1. Mengenal MUFAs Dan PUFA

MUFAs dan PUFA dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dengan meningkatkan faktor risiko terkait. Misalnya, MUFAs dapat menurunkan kolesterol total dan low-density lipoprotein kadar kolesterol. MUFAs juga dapat membantu menormalkan pembekuan darah.

Dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa MUFAs juga dapat mengambil manfaat kadar insulin dan kontrol gula darah, yang dapat sangat membantu jika Anda memiliki diabetes tipe 2.

Tetapi bahkan lemak sehat seperti minyak zaitun juga mengandung kalori yang cukup tinggi, jadi tetap gunakan minyak zaitun secara bijak.

Pilih makanan yang kaya akan kandungan MUFA seperti minyak zaitun, bukan makanan berlemak lainnya, khususnya mentega dan margarin.

Dan ingat bahwa Anda tidak dapat membuat makanan yang tidak sehat menjadi sehat hanya dengan menambahkan minyak zaitun ke dalam masakan atau makanan Anda.

2. Cara Menyimpan Minyak Zaitun

Perlu diketahui juga bahwa panas, cahaya dan udara dapat mempengaruhi rasa dari minyak zaitun dan mungkin nutrisi kesehatan yang terkandung di dalamnya.

Simpan minyak zaitun dalam gelap, lemari suhu kamar, atau bahkan di dalam lemari es. Lemak dan fitonutrien sehat dalam minyak zaitun serta rasa perlahan-lahan dapat menurun dari waktu ke waktu, jadi mungkin lebih baik untuk menggunakannya dalam waktu satu tahun atau dalam waktu enam bulan setelah dibuka.

3. Tingkatan Minyak Zaitun

Minyak zaitun sendiri memiliki beberapa tingkatan. Yakni: Pomace, Extracted and Refined, Pure, Virgin dan Extra Virgin. Extra virgin merupakan tingkatan yang paling baik karena merupakan hasil dari perasan pertama dan tingkat keasamannya tidak melebihi dari 1% serta rasa serta aroma buahnya sangat kuat.

Beberapa istilah lain yang biasa ditemukan dalam kemasan minyak zaitun yaitu:

  • First Cold Press. Minyak zaitun yang berkualitas sangat baik atau nomor satu. Didapatkan melalui perasan pertama tanpa melalui proses pemanasan. Karena proses pemanasan bisa saja membuat kandungan yang baik dalam minyak zaitun menguap.
  • 100 % Pure Olive Oil. Kualitasnya biasa saja dan ini jenis yang biasa ditemukan di toko-toko.
  • Light Olive Oil. Warnanya lebih terang dibandingkan dengan minyak zaitun yang lain.
  • Made from Refined Olive Oil. Rasanya sama saja dengan minyak zaitun pada umumnya. Hanya saja rasa dan aroma tersebut didapatkan dari olahan secara kimia.

Sumber

Most Popular

To Top