Kesehatan

Perbedaan Hipertiroid dan Hipotiroid serta anjuran Menu Dietnya

Perbedaan Hipertiroid dan Hipotiroid serta anjuran Menu Dietnya

Perbedaan hipertiroid dan hipotiroid sebenarnya gampang dibedakan. Diperlukan Anamnesis gejala, Pemeriksaan Fisik, Pemeriksaan penunjang seperti laboratorium darah, semuanya itu untuk menegakkan diagnosa apakah Anda Hipertiroid ?, hipotiroid ?, atau normal-normal saja.

Jika sudah mengetahui diagnosanya, Anda dapat menerapkan menu diet yang sesuai dengan kondisi Anda. Di bagian bawah artikel ada anjuran menu diet yang dapat Anda ikuti, makanan dan minuman apa saja yang dianjurkan atau dibatasi untuk gangguan tiroid.

Tentu saja Anda sebagai masyarakat awam pun perlu untuk mengetahuinya. Karena menurut data, jumlah penderita tiroid cukup besar. Di Indonesia sendiri, jumlah penderita gangguan tiroid ini mencapai lebih dari 1,7 juta orang, dan merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara.

Tiroid adalah kelenjar di bagian depan leher yang mengendalikan metabolisme dan fungsi normal tubuh, seperti mengubah makanan menjadi energi. Glande thyroid = kelenjar tiroid, bentuknya seperti dasi kupu-kupu.

Kelenjar tiroid terletak di bagian depan leher dan berfungsi untuk mengontrol metabolisme tubuh, mengolah makanan menjadi energi. Metabolisme juga mempengaruhi kerja jantung, tulang, otot dan kolesterol.

Tiroid memproduksi 2 hormon utama, yaitu tiroksin (T-4) dan triodotironin (T-3), hormon-hormon ini mengatur penggunaan lemak dan karbohidrat, mengatur suhu tubuh, kecepatan jantung dan produksi protein.

Perbedaan Hipertiroid dan Hipotiroid

Artikel ini kami buat untuk Anda semua, khususnya untuk komunitas pasien tiroid. Tabel di bawah ini kami buat untuk memudahkan Anda merangkum artikel kami sebelumnya, yaitu :

Artikel Lainnya

Most Popular

To Top